TIPS
& TRIK WAWANCARA
1. Tirukan Gerak Lawan Bicaramu
Jika seseorang
tertarik dengan lawan bicaranya, secara tidak sadar dia akan menirukan
gerak-gerik lawan bicara tersebut. Ketika lawan bicaranya menggaruk
kepala, dia juga akan sedikit menggaruk kepalanya. Kalau lawan bicaranya
mengerutkan dahi, dia akan ikut mengerutkan dahi.
Nah, tirukan saja
gerak-gerik tubuh pewawancaramu untuk menimbulkan kesan bahwa kamu
tertarik padanya dan menghargai dia. Jika kamu bisa melakukannya dengan
halus, sang pewawancara akan lebih mempercayaimu dan menyukai pribadimu.
2. Berfikir Sebelum Menjawab
Pertanyaan
Tunggulah
hingga beberapa detik sebelum menjawab pertanyaan. Ini akan membuatmu terlihat
sebagai pribadi yang tenang dan percaya diri. Jawabanmu juga akan
terdengar lebih meyakinkan. Pasalnya, seseorang yang memang yakin
terhadap pendapatnya tak akan segan meminta lawan
bicaranya menunggu beberapa detik sebelum mengatakan sesuatu. Secara
psikologis, sesuatu yang baik memang pantas ditunggu-tunggu.
3. Perhatikan Bahasa Tubuh Mu
Kita
biasanya tidak sadar dengan bahasa tubuh sendiri. Padahal, bahasa tubuh ini
bisa mengatakan lebih dari apa yang mulut kita sampaikan. Tangan yang dilipat
di depan dada menunjukkan ketidaknyamanan, dan bermain-main dengan pulpen
bisa berarti kamu gugup. Hati-hati — jika sang pewawancara menangkap
ketidaknyamanan kita, itu bisa membuatnya merasa tidak nyaman
juga. Kebayang ‘kan sesi wawancaramu bakal jadi seperti apa?
4.
Berlatilah Mewawancarai Diri Sendiri Dengan Pertanyaan yang Ideal & Logis
Memvisualisasikan
sesi interview ideal akan membantu otakmu lebih tenang. Visualisasi
ini bisa kamu mulai sejak pertama kali kamu tahu kapan tanggal
wawancaramu. Jika kamu diberitahu 1 minggu sebelum wawancara dimulai, maka
sempatkanlah menghabiskan waktu setiap hari selama seminggu itu untuk
membayangkan apa yang akan ditanyakan, dan bagaimana kamu akan menjawabnya.
Sepanjang sesi
wawancara, visualisasikan pula bahwa kamu akan menjawab segala pertanyaan
dengan tenang. Dengan begini, kamu tidak akan langsung panik ketika “ditodong”
pertanyaan-pertanyaan yang rumit.
5. Baca &
Perhatikan Gerak Tubuh Pewawancara
Ekspresi tubuh sang
pewawancara juga harus kamu awasi. Jadikan itu panduanmu untuk mengetahui
apa saja yang harus kamu lakukan sepanjang wawancara.
Sebagai panduan awal,
ada tiga ekspresi tubuh yang bisa kamu perhatikan. Jika
pewawancara mencondongkan badannya ke arahmu, kemungkinan dia
tertarik dengan jawaban yang kamu lontarkan. Jika dia terus menatapmu,
sebenarnya dia menunggumu mengelaborasi jawaban yang sedang kamu
berikan. Jika dia menaikkan alis, tarik napas dan tetap
tenang. Jelaskan ulang jawabanmu dengan kata-kata yang lebih meyakinkan.
Cukup sederhana untuk kamu hapalkan,
bukan?
Semoga kamu sukses, ya!
0 komentar:
Posting Komentar