Pages

Sabtu, 07 November 2015

Tugas 2

PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN.

Perusahaan adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.
Contoh Perusahaan :
1. Perusahaan Nasional ( PT. Mahameru Kencana Abadi )
2. Perusahaan Internasional ( PT. Pertamina )
3. Perusahaan Multinasional ( Adidas )
4. Perusahaan Global ( PT. Toyota Motor )
Lingkungan perusahaan adalah sesuatu yang ada di sekitar perusahaan dan memiliki pengaruh terhadap perusahaan. Keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.
Contoh Lingkungan Perusahaan :  
1.   Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusahaan.
Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
2.   Lingkungan eksternal makro
Adalah lingkungan eksternal  yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh :
Keadaan alam : SDA, lingkungan.
Politik dan hankam : kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada menciptakan :
Hukum
Perekonomian
Pendidikan dan kebudayaan
Social dan budaya
Kependudukan
Hubungan internasional.
3.   Lingkungan eksternal mikro
Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
4.   Lingkungan Internal
Adalah faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.
Contoh :
-Tenaga kerja
-Peralatan dan mesin
-Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
-Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
-System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.

PERBEDAAN LETAK DAN TEMPAT PERUSAHAAN

Letak Perusahaan Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh faktor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.
Jenis-jenis letak perusahaan, dibedakan menjadi empat yaitu:
a. Terikat pada alam. Pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku.
    Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.
b. Terikat sejarah. Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena hanya dapat   di jelaskan berdasarkan sejarah.
    Contoh : Perusahaan batik, pekalongan.
c. Ditetapkan oleh pemerintah. Perusahaan yang didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan.
    Contoh : Perusahaan kimia, limbah dampaknya dapat ditekan serendah mungkin.
d. Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi. Seperti yang bersifat industri adalah: ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal, transportasi, kedekatan dengan pasar, dan kesesuaian iklim.
    
    Tempat Kedudukan Perusahaan Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.
     Contoh :
1.      Lembaga Keuangan
2.      Lembaga Pemerintah
3.      Lembaga Pelanggan

PERBEDAAN PERUSAHAAN DAN LEMBAGA SOSIAL

Perusahaan adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.
Contoh Perusahaan :
1. Perusahaan Nasional (PT. Mahameru Kencana Abadi )
2. Perusahaan Internasional ( PT. Pertamina )
3. Perusahaan Multinasional ( PT. Adidas )
4. Perusahaan Global ( PT. Toyota Motor )
Perusahaan:
·         -Kegiatan dilakukan secara terus menerus,
·         -Berorientasi pada profit,
·         -Bertindak keluar untuk mendapatakan penghasilan dengan cara memperniagakan barang-barang, menyerahkan barang-barang dll,
·         -Mengoptimalkan pendapatan atau laba dengan mengolah bahan baku atau sumber daya alam yang ada,
·         -Perusahaan lebih memfokuskan kegiatannya untuk meningkatkan nilai perusahaan.

Lembaga Sosial  pengertian istilah lembaga sosial dalam bahasa Inggris adalah social institution, namun social institution juga diterjemahkan sebagai pranata sosial . Hal ini dikarenakan social institution merujuk pada perlakuan mengatur perilaku para anggota masyarakat.Ada pendapat lain mengemukakan bahwa pranata sosial merupakan sistem tata kelakukan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas-aktivitas untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat.Sedangkan menurut Koentjaraningrat Lembaga sosial merupakan satuan norma khusus yang menata serangkaian tindakan yang berpola untuk keperluan khusus manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
Contoh Lembaga sosial
1.      Lembaga keluarga
2.      Lembaga pendidikan
3.      Lembaga ekonomi
4.      Lembaga pendidikan
5.      Lembaga agama
6.      Lembaga Hukum
7.      Lembaga Budaya
 
       Lembaga sosial:
·         -Melayani masyarakat luas sesuai bidangnya,
·         -Berorientasi non profit,
·         -Mendapatkan pemasukan atau modal yang berasal dari sumbangan, hibah atau subsidi dari pemerintah dan dermawan yang menjadi sumber pendapatannya,
·         -Lembaga social terdiri atas kebiasaan-kebiasaan, tata kelakuan, dan unsur-unsur kebudayaan lain yang tergabung dalam suatu unit social,
·         -Lembaga social menekankan prioritasnya pada tanggung jawab social.

Jika saya sudah bekerja nanti saya lebih memilih bekerja disebuah perusahaan karena lebih mempunyai peluang yang sangat besar dimasa yang akan datang. Dibandingkan lembaga sosial, perusahaan lebih menjanjikan dalam masalah gaji ketimbang lembaga sosial. Yang membedakan perusahaan dengan lembaga sosial terletak pada prioritas perusahaan terhadap untung-ruginya, kelangsungan hidup bahkan tanggungjawab sosialnya. Jadi intinya saya lebih memilih perusahaan yang kemungkinan mempunyai laba yang sangat besar ketimbang lembaga sosial. S

Senin, 02 November 2015

Tugas 1



4 PELAKU BISNIS YANG ADA DI INDONESIA
1.      Manajer
Kemampuan Manajer Organisasi dalam memanajemenkan organisasi bisnisnya. Kemampuan Manajer organisasi ini sangat vital karena manajer organisasi bisa dibilang sebagai penentu kelancaran organisasi bisnis yang dijalankan. Sebagai contoh dalam organisasi bisnis manajer tidak mengelola dengan baik maka kegiatan tak jelas sehingga tujuan bisnis pun tak terarah serta tak tercapai dan mengakibatkan laporan keuangan menjadi buruk. Apabila manajer mengelola dengan baik maka SDM atau disini bisa dibilang karyawan menjadi jelas tujuan bersama.

2.      Karyawan
Karyawan disini sebagai tenaga atau sumber daya manusia yang kompeten dapat mengakibatkan keuntungan yang berlipat ganda pada organisasi bisnis.Sedangkan karyawan yang tak kompeten dapat menjadi batu sandungan dalam bisnis. Sehingga dapat dikatakan bakwa tenaga kerja merupakan vital dalam bisnis.

3.      Pemegang Saham dan Modal
Pemegang saham dan modal berkaitan erat dalam kegiatan bisnis karena pemegang saham merupakan pemilik biaya serta kebijakan internal dalam organisasi bisnis. Jika Modal Besar dari pemegang saham bisa dipastikan kegiatan bisnis yang berlangsung akan besar karena mampu untuk membuat bisnis besar bukan kecil-kecilan. Modal juga berpengaruh dalam kegiatan infrastruktur pengendalian bisnis misalnya pembuatan gedung beserta alat tulis kantor dsb.
MANFAAT MATA KULIAH PENGANTAR BISNIS UNTUK PERJALANAN KARIER DI MASA YANG AKAN DATANG

Kita dapat bekerja secara efektif (bekerja dengan cara yang benar, sehingga tidak menimbulkan masalah atau dampak negatif ) dan efisien (mendapatkan hasil yang maksimal dengan biaya rendah atau tertentu) di dunia bisnis .
1.      Serta kita dapat meraih sukses didunia usaha .
2.      Dapat menyesuaikan usaha kita dengan dunia bisnis yang selalu berubah-ubah karena pengaruh globalisai perdagangan global serta perubahan dibidang teknologi informasi dan komunikasi .
3.      Dapat melatih kemampuan kita untuk melihat, menganalisis, menyelesaikan masalah, mengambil keputuan bisnis yang benar tentang berbagai aktifitas dan objek bisnis.


5 MASALAH BISNIS YANG SERING DIMEDIA CETAK
1. Dangkalnya sumber daya manusia
Seperti negara tetangga lainnya di Asia Tenggara lainnya, Indonesia masih kekurangan tenaga profesional handal. Berdasarkan International Labour Organization (ILO), Indonesia semakin kesulitan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja seiring dengan cepatnya laju globalisasi, perkembangan teknologi mutakhir, dan pola kerja dinamis. ILO juga mengklaim masalah tersebut diperparah dengan adanya emigrasi tenaga profesional, tenaga kerja yang semakin menua, dan kurangnya fasilitas untuk penyediaan pelatihan. Bank Dunia mengungkap buruknya sistem pendidikan sebagai penyebab utamanya, dan berakibat kurangnya kemampuan berpikir dan perilaku karyawan yang dinilai cukup penting bagi perusahaan. Hal ini diperburuk dengan fakta bahwa banyak karyawan muda di Indonesia yang tampaknya belum diberikan bekal cukup untuk pekerjaannya atau untuk kehidupan profesional secara umum. Untuk menghindari masalah ini, banyak entrepreneur memilih untuk meng-outsource kemampuan teknis yang mereka butuhkan dari negara maju.
2. Target konsumen yang sulit diraih
Indonesia, negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, merupakan posisi kelima dari pasar e-commerce di Asia berdasarkan penjualan. Pengguna internet di negara ini tumbuh menjadi 74,6 juta di tahun lalu dan seharusnya dapat tumbuh dua kali lipat menjadi 125 juta di tahun 2017. Namun jangan cepat tergiur untuk berinvestasi. Coba cermati hal ini terlebih dahulu:
Perusahaan riset pasar lokal Markplus Insight mengatakan bahwa kurang dari separuh pengguna internet di Indonesia menghabiskan tiga jam atau lebih untuk online dalam sehari, dengan kata lain cukup untuk menempatkan mereka dalam kategori ‘netizen’ yang tidak resmi (netizen adalah sebutan bagi mereka yang sangat gemar online dan membentuk kelompok online shopper). Terlebih, jumlah pengguna internet rumahan sangat rendah karena jaringan internet kabel untuk rumah cukup lambat dan cenderung mahal di tanah air. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor terbatasnya pembelian online di masyarakat, berhubung kebanyakan orang masih mengakses internet dari kantor dibanding dari rumah.
3. Logistik untuk e-commerce tidak dapat diandalkan
Hambatan lebih lanjut dalam ranah ecommerce di Indonesia, MarkPlus Insight menambahkan, ialah konsumen mengalami kesulitan membayar barang pesanan dan mendapatkan jasa pengiriman. Buruknya infrastruktur di Indonesia menjadi salah satu alasan e-commerce disini memiliki potensi besar, karena banyak warga perkotaan tetap dapat berbelanja di area yang terkena macet. Namun jalanan yang buruk dan alamat tidak lengkap juga menjadi tantangan untuk proses pengiriman barang. Pembayaran turut menjadi masalah lainnya. Banyak pelaku retail online membutuhkan transfer melalui ATM sebelum barang dapat diantarkan. Persoalan ini membuat BELANJA ONLINE hanya “sedikit” lebih nyaman dibandingkan membeli di toko secara tradisional.
4. Inflasi
Inflasi adalah suatu kenaikan harga – harga barang dan jasa secara umum dalam perekonomian. Para ekonom telah merasakan bahwa inflasi itu merupakan suatu proses yang membatasi diri. Hal ini disebabkan oleh adanya ketidakseimbangansementara antara permintaan dan penawaran barang dan jasa. Jika permintaan turun atau penawan meningkat, seharusnya tingkat inflasi lebih rendah.
5. Produktifitas
Produktifitas adalah keluaran barang dan jasa per unit tenaga kerja. Untuk meningkatkan produktifitas, orang tidak cukup hanya dengan bekerja keras, tetapi juga memerlukan peralatan dan metode kerja yang lebih baik. Disamping itu juga diperlukan peningkatan investasi, riset dan pengembangan, dan teknik – teknik manajemen yang lebih maju.

Selasa, 13 Oktober 2015

Tulisan 1



 MENGAPA SAYA MEMILIH JURUSAN AKUNTANSI ?

“ Mengapa Saya Memilih Jurusan Akuntansi ? “ Sebelumnya saya akan menjelaskan Apa Itu Akuntansi ? Menurut Saya, Akuntansi itu adalah sebuah jurusan yang berhubungan dengan menginput data, mencatat, dan menghitung.
Saya memilih jurusan akuntansi karena menurut saya peluang kerjanya lebih menjanjikan untuk masa depan. Belajar Akuntansi memang tidak mudah prosesnya tapi kalau kita menekuninya dengan serius dan sungguh – sungguh pasti bisa. Oleh sebab itu saya yakin 4 tahun saya bisa lulus dengan nilai terbaik dan bisa mendapatkan pekerjaan yang saya harapkan yaitu sebagai seorang “ Akuntan “. Dengan motivasi ini akhirnya saya mengambil keputusan untuk melanjutkan study ke perguruan tinggi Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi di Universitas Gunadarma.
Mengapa saya memilih Universitas Gunadarma ? Karena Universitas Gunadarma merupakan Perguruan Tinggi Swasta terbaik dan masuk peringkat 10 besar. Setelah saya lulus dari SMA, Saya langsung mendaftar ke Universitas Gunadarma dan memilih jurusan Akuntansi. Tidak banyak yang bisa saya jelaskan kenapa saya memilih jurusan Akuntansi, saya hanya berharap bisa lulus tepat waktu dengan nilai terbaik. Dengan demikian agar semua berjalan lancar saya harus belajar sungguh – sungguh dan tidak lupa banyak berdoa.

Amin, GOD BLESS ME FOREVER ……

Senin, 05 Oktober 2015

Macam Elastisitas Permintaan dan Penawaran

Macam-Macam Elastisitas Permintaan dan Cara Menghitungnya

a. Permintaan Inelastis
Permintaan inelastis terjadi apabila persentase permintaan lebih kecil dari persentase perubahan harga. Dengan kata lain, harga yang berubah sebesar X% ternyata diikuti perubahan permintaan kurang dari X%. Permintaan inelastis ditunjukkan dengan koefisien yang besarnya kurang dari 1 (Ed < 1).
Seperti pada permintaan jagung tadi karena diperoleh Ed = 0,83 (lebih kecil dari 1) maka permintaan akan jagung tersebut tergolong permintaan inelastis. Barang yang mempunyai sifat permintaan inelastis adalah barang kebutuhan pokok.
Contoh
Saat harga beras Rp3.000,- per kg jumlah beras yang diminta 40 ton. Ketika harga naik menjadi Rp4.000,- per kg jumlah beras yang diminta 38 ton.
Pertanyaan:
1. Buatlah tabel permintaan beras.
2. Buatlah kurva permintaan beras
3. Tentukan berapa koefisien elastisitas permintaannya.
Jawab:
Permintaan Inelastis

Permintaan Inelastis 1
b. Permintaan Unitary
Permintaan ini terjadi bila persentase perubahan permintaan sama dengan persentase perubahan harga. Dengan kata lain, harga yang berubah X% diikuti perubahan permintaan sebesar X% pula. Permintaan unitary ditunjukkan dengan koefisien (Ed) yang besarnya sama dengan 1 (Ed = 1).
Permintaan ini terjadi pada berbagai macam barang pada saat tertentu secara kebetulan.
contoh
Harga sepatu Rp30.000,- pasang, jumlah yang diminta 50 pasang. Ketika harga turun menjadi Rp25.000,- per pasang jumlah yang diminta 60 pasang.
Pertanyaan:
1. Buatlah tabel permintaan sepatu!
2. Buatlah kurva permintaan sepatu!
3. Tentukan koefisien elastisitas permintaan sepatu!
Jawab
Permintaan Unitary

Permintaan Unitary 1
c. Permintaan Elastis
Permintaan elastisi terjadi bila persentase perubahan permintaan lebih besar dari persentase perubahan harga. Dengan kata lain, harga yang berubah X% diikuti perubahan permintaan lebih dari X%. Permintaan elastisitas ditunjukkan dengan koefisien (Ed) yang besarnya lebih dari 1 (Ed>1). Barang yang sifat permintaannya elastisi adalah barang-barang sekunder dan tersier (mewah) serta barang yang memiliki substitusi/pengganti.
contoh
Ketika harga TV Rp900.000,- per unit, jumlah yang diminta 100 unit. Dan jumlah yang diminta turun menjadi 70 unit ketika harga naik menjadi Rp1.000.000,-.
Pertanyaan:
1. Buat tabel permintaan TV.
2. Buat kurva permintaan TV.
3. Tentukan koefisien elastisitas permintaan TV.
Jawab
Permintaan Elastis

Permintaan Elastis 1
d. Permintaan Inelastis Sempurna
Permintaan in elastis sempurna terjadi bila persentase perubahan permintaan sebesar 0 % sedang persentase perubahan harga sebesar X%. Dengan kata lain, walau harga berubah X%, permintaan tetap tidak berubah (0%). Permintaan ini ditunjukkan dengan koefisien (Ed) yang besarnya sama dengan 0, diperoleh dari Ed = = 0.
Barang yang sifat permintaannya inelastis sempurna adalah barang yang harganya murah dan relatif tidak penting, seperti ketumbar dan merica. Dari grafik contoh soal 4 terlihat, ternyata berapa pun perubahan harga, tidak memengaruhi jumlah yang diminta.
contoh
Saat ketumbar seharga Rp1.500,- per ons jumlah yang diminta 100 ons. Ketika harga ketumbar naik Rp1.700,- per ons, jumlah yang diminta tetap 100 ons.
Pertanyaan:
1. Buatlah tabel ketumbar
2. Buatlah kurva permintaan ketumbar
3. Tentukan koefisien permintaan ketumbar!
Jawab:
Permintaan Inelastis Sempurna

Permintaan Inelastis Sempurna 1
e. Permintaan Elastis Sempurna
Permintaan ini terjadi bila persentase perubahan permintaan sebesar X% tetapi persentase perubahan harga sebesar 0% (tidak ada perubahan). Dengan kata lain, walaupun harga tidak berubah, permintaan mengalami perubahan sebesar X%. Permintaan ini ditunjukkan dengan koefisien (Ed) yang besarnya ~, diperoleh dari Ed = = ~
Contoh barang yang bersifat permintaannya elastis sempurna adalah BBM (bahan bakar minya), seperti bensin, minyak tanah, dan lain-lain. Dari grafik tampak, ternyata walaupun harga tidak berubah, permintaan dapat terus mengalami perubahan.
Permintaan Elastis Sempurna


contoh
Di pasar kabupaten “A” saat harga minyak tanah Rp1.000 perliter jumlah yang diminta 1.100 liter. Ketika persediaan minyak tanah ditambah menjadi 1.800 liter pada harga yang sama semua persediaan (1.800 liter) habis diminta/ dibeli.
Pertanyaan:
1. Buat tabel permintaan minyak tanah.
2. Buat kurva permintaan minyak tanah.
3. Tentukan koefisien elastisitas permintaan minyak tanah.
Permintaan Elastis Sempurna 1
Permintaan Elastis Sempurna 2

Macam-Macam Elastisitas Penawaran dan Cara Menghitungnya

a. Penawaran Inelastis
Penawaran inelastis terjadi apabila persentase perubahan penawaran lebih kecil dari persentase perubahan harga. Dengan kata lain, harga yang berubah sebesar X% ternyata diikuti perubahan penawaran kurang dari X%. Penawaran inelastis ditunjukkan dengan koefisien yang besarnya kurang dari 1 (Ed < 1).
Barang-barang hasil pertanian memiliki sifat penawaran inelastis karena produk pertanian dibatasi oleh masa panen dan musim. Saat harga rambutan Rp2.000,-/kg jumlah yang ditawarkan 50 kuintal. Ketika harga naik menjadi Rp4.000,-/kg jumlah yang bisa ditawarkan hanya 60 kuintal.
Pertanyaan:
1. Buatlah tabel penawaran rambutan beserta kurvanya.
2. Hitunglah koefisien elastisitas penawarannya.
Jawab
Penawaran Inelastis

Penawaran Inelastis
b. Penawaran Unitary
Penawaran ini terjadi bila persentase perubahan penawaran sama dengan persentase perubahan harga. Dengan kata lain, perubahan harga yang sebesar X% diikuti perubahan penawaran sebesar X% pula. Penawaran ini ditunjukkan dengan koefesien (Es) yang besarnya sama dengan 1 (Es = 1). Penawaran ini bisa terjadi pada berbagai macam barang yang terjadi pada saat tertentu saja (secara kebetulan).
Saat harga tas kulit Rp10.000,- per buah jumlah yang ditawarkan 200 kodi. Ketika harga turun menjadi Rp8.000,- per buah jumlah yang ditawarkan 160 kodi.
Pertanyaan:
1. Buatlah tabel penawaran tas kulit beserta kurvanya.
2. Hitunglah berapa koefisien elastisitas penawaran tas kulit.
Jawab:
Penawaran Unitary

Penawaran Unitary 1
c. Penawaran Elastis
Penawaran elastis terjadi bila persentase perubahan penawaran lebih besar dari persentase perubahan harga. Dengan kata lain, harga yang berubah sebesar X% diikuti perubahan penawaran lebih besar dari X%. Penawaran ini ditunjukkan dengan koefisien (Es) yang besarnya melebihi angka 1 (Es > 1).
Contoh barang yang memiliki sifat penawaran elastis adalah barangbarang produksi pabrik yang tidak bergantung pada masa panen dan musim. Saat harga sepatu Rp20.000,- per pasang jumlah yang ditawarkan 38 kodi. Ketika harga naik menjadi Rp25.000,- jumlah yang ditawarkan 60 kodi.
1. Buatlah tabel penawaran sepatu beserta kurvanya.
2. Hitunglah berapa koefisien penawaran sepatu.
Jawab:
Penawaran Elastis
Penawaran Elastis 1
d. Penawaran Inelastis Sempurna
Penawaran ini terjadi bila persentase perubahan penawaran sebesar 0%, sedangkan persentase perubahan harga sebesar X%. Dengan kata lain, walaupun harga berubah sebesar X%, penawaran tetap tidak berubah (0%). Penawaran ini ditunjukkan dengan koefisien (Es) sebesar 0 (Es = 0). Barang yang sifat penawarannya in elastis sempurna adalah barang yang jumlahnya tidak bisa ditambah walau harga mengalami kenaikan, contohnya tanah. Ini terjadi pada barang yang kapasitas produksinya sudah optimum.
Bila harga barang “B” Rp1.000,- jumlah yang ditawarkan 50 ton. Dan bila harga naik menjadi Rp2.500,- jumlah yang ditawarkan tetap 50 ton.
Pertanyaan :
1. Buat tabel dan kurva penawaran barang B.
2. Hitung berapa koefisien penawaran barang B.
Jawab:
Penawaran Inelastis Sempurna

Penawaran Inelastis Sempurna 1
e. Penawaran Elastis Sempurna
Penawaran ini terjadi bila persentase perubahan penawaran sebesar X%, sedangkan persentase perubahan harga sebesar 0%. Dengan kata lain, walaupun harga tidak mengalami perubahan, penawaran mengalami perubahan sebesar X%. Penawaran ini ditunjukkan dengan koefisien (Es) yang besarnya ~ (Es = ~). Barang yang bersifat elastis sempurna adalah barang yang pada harga tertentu penawarannya terus mengalami perubahan. Ini terjadi karena pertambahan jumlah produsen, penggunaan mesin-mesin modern dan lain-lain contohnya: VCD, buku gambar, dan lain-lain.
Pada harga Rp5.000,- jumlah VCD yang ditawarkan 10.000 keping. Kemudian dengan bertambahnya produsen, penawaran meningkat menjadi 40.000 keping walau harga VCD tidak mengalami perubahan.
Pertanyaan:
1. Buatlah tabel penawaran VCD beserta kurvanya.
2. Hitunglah koefisien elastisitas penawaran VCD.
Jawab:
Penawaran Elastis Sempurna

Penawaran Elastis Sempurna 1